Kapan Lansia Sebaiknya Diperiksa ke Puskesmas?

Memasuki usia lanjut, tubuh mengalami berbagai perubahan. Risiko mengalami penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, gangguan penglihatan, serta masalah kesehatan lainnya juga dapat meningkat.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan bagi lansia sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika sedang sakit. Pemeriksaan secara rutin membantu memantau kondisi kesehatan dan menemukan masalah lebih awal.

Kapan Lansia Perlu Diperiksa?

1. Secara rutin meskipun merasa sehat

Lansia tetap dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan dapat membantu memantau tekanan darah, berat badan, status gizi, gula darah, serta faktor risiko penyakit lainnya sesuai kebutuhan.

2. Ketika mengalami keluhan yang menetap

Segera periksakan diri apabila terdapat keluhan yang tidak membaik atau mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti mudah lelah, pusing berulang, nyeri, batuk berkepanjangan, nafsu makan menurun, atau perubahan berat badan yang tidak direncanakan.

3. Jika memiliki penyakit kronis

Lansia yang memiliki hipertensi, diabetes, penyakit jantung, kolesterol tinggi, atau penyakit kronis lainnya perlu melakukan kontrol sesuai jadwal yang diberikan tenaga kesehatan.

Jangan menghentikan atau mengubah penggunaan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

4. Saat mengalami perubahan kemampuan sehari-hari

Perubahan seperti semakin sulit berjalan, sering kehilangan keseimbangan, sering jatuh, kesulitan mengingat, atau membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari perlu diperhatikan dan dikonsultasikan.

5. Ketika muncul tanda bahaya

Beberapa kondisi membutuhkan pertolongan medis segera, antara lain:

  • Nyeri dada atau sesak napas berat.

  • Kelemahan atau mati rasa mendadak pada salah satu sisi tubuh.

  • Bicara tiba-tiba menjadi pelo atau sulit berbicara.

  • Penurunan kesadaran atau kejang.

  • Perdarahan yang banyak.

  • Jatuh yang menyebabkan cedera serius.

Dalam kondisi gawat darurat, segera cari pertolongan medis atau menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Apa Saja yang Diperiksa?

Pemeriksaan lansia dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Tenaga kesehatan dapat melakukan penilaian seperti:

  • Tekanan darah.

  • Berat badan dan status gizi.

  • Gula darah dan pemeriksaan lain sesuai indikasi.

  • Kondisi fisik dan kemampuan beraktivitas.

  • Risiko jatuh.

  • Penglihatan dan pendengaran.

  • Kondisi kesehatan mental dan fungsi kognitif.

  • Riwayat penyakit serta penggunaan obat.

Jangan Menunggu Sampai Sakit

Kesehatan lansia perlu dijaga secara menyeluruh. Selain pemeriksaan rutin, lansia dianjurkan tetap aktif sesuai kemampuan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup minum, tidur yang cukup, menjaga hubungan sosial, serta mengikuti anjuran pengobatan dari tenaga kesehatan.

Ajak orang tua, kakek, nenek, atau anggota keluarga yang sudah lanjut usia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Lebih baik memantau kesehatan sejak dini daripada menunggu penyakit menjadi berat.”

Puskesmas Kalitanjung
Edukasi Kesehatan Lansia
Jl. Kalitanjung No. 20, Harjamukti, Kec. Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat 45143