Musim kemarau identik dengan cuaca panas, udara yang lebih kering, dan kelembapan yang rendah. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat sehingga bibir menjadi pecah-pecah dan kulit terasa kering, kasar, bahkan mengelupas.
Meskipun terlihat sepele, bibir pecah-pecah dan kulit kering dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, hingga meningkatkan risiko infeksi apabila tidak dirawat dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelembapan tubuh dan kulit selama musim kemarau.
Mengapa Bibir dan Kulit Menjadi Kering?
Beberapa faktor yang menyebabkan bibir dan kulit mudah kering saat musim kemarau antara lain:
Udara yang panas dan kelembapan rendah.
Kurang minum air putih.
Paparan sinar matahari secara berlebihan.
Terlalu sering mandi dengan air panas.
Penggunaan sabun yang membuat kulit semakin kering.
Kebiasaan menjilat bibir.
Terlalu lama berada di ruangan ber-AC.
Cara Mencegah Bibir Pecah-Pecah
1. Perbanyak Minum Air Putih
Penuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dan kelembapan bibir tetap terjaga.
2. Gunakan Pelembap Bibir (Lip Balm)
Pilih lip balm yang mengandung pelembap seperti petroleum jelly, shea butter, atau vitamin E. Gunakan secara rutin, terutama sebelum beraktivitas di luar ruangan dan sebelum tidur.
3. Hindari Kebiasaan Menjilat Bibir
Air liur memang membuat bibir terasa lembap sesaat, tetapi justru akan membuat bibir semakin kering setelah menguap.
4. Lindungi Bibir dari Paparan Sinar Matahari
Gunakan lip balm yang mengandung SPF jika sering beraktivitas di luar ruangan.
Cara Mencegah Kulit Kering
1. Gunakan Sabun yang Lembut
Pilih sabun dengan kandungan pelembap dan hindari sabun yang mengandung bahan keras yang dapat menghilangkan minyak alami kulit.
2. Mandi dengan Air Suam-suam Kuku
Hindari mandi menggunakan air yang terlalu panas karena dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya.
3. Gunakan Pelembap Setelah Mandi
Oleskan lotion atau krim pelembap saat kulit masih sedikit lembap agar kelembapan terkunci dengan baik.
4. Gunakan Tabir Surya
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat membuat kulit semakin kering dan meningkatkan risiko kerusakan kulit. Gunakan tabir surya minimal SPF 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan.
5. Konsumsi Makanan Bergizi
Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin A, C, dan E serta makanan yang mengandung lemak sehat untuk membantu menjaga kesehatan kulit.
Kebiasaan Sehat Selama Musim Kemarau
Selain menjaga kelembapan kulit, lakukan beberapa kebiasaan berikut:
Minum air putih secara cukup setiap hari.
Tidur yang cukup agar proses regenerasi kulit berjalan optimal.
Berolahraga secara rutin.
Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat.
Kurangi paparan AC secara terus-menerus atau gunakan pelembap ruangan bila diperlukan.
Hindari menggaruk kulit yang terasa kering agar tidak menimbulkan luka.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Puskesmas?
Segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami:
Bibir pecah-pecah hingga berdarah atau bernanah.
Kulit sangat kering disertai kemerahan, gatal, atau mengelupas luas.
Muncul luka yang sulit sembuh.
Keluhan tidak membaik meskipun sudah menggunakan pelembap dan menjaga asupan cairan.
Mari Jaga Kesehatan Kulit Selama Musim Kemarau
Bibir yang sehat dan kulit yang lembap dapat dijaga dengan kebiasaan sederhana, seperti mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelembap, mengonsumsi makanan bergizi, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Puskesmas Kalitanjung mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat selama musim kemarau. Jangan abaikan keluhan pada kulit dan bibir. Jika keluhan berlanjut atau semakin berat, segera periksakan diri ke Puskesmas agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Kulit sehat, bibir lembap, tubuh tetap nyaman menjalani aktivitas di musim kemarau.