Apa Perbedaannya? Apakah Telat Makan Menyebabkan Maag?

Penyunting: Rika Nurani, S.Kom.

Istilah β€œmaag” sangat sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan keluhan seperti nyeri atau perih di ulu hati, mual, kembung, cepat kenyang, atau rasa tidak nyaman setelah makan. Dalam dunia medis, keluhan tersebut dapat berkaitan dengan dispepsia, gastritis (peradangan lambung), atau kondisi lain pada saluran pencernaan.

Sementara itu, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan kondisi ketika isi lambung, termasuk asam lambung, sering naik kembali ke kerongkongan dan menimbulkan keluhan seperti rasa panas atau terbakar di dada (heartburn), rasa asam atau pahit di mulut, sendawa, batuk, maupun rasa tidak nyaman di tenggorokan.

β€œKenali keluhannya, jaga pola hidupnya, dan jangan abaikan gejala yang berulang.”

Apa Perbedaan Maag dan GERD?

Meskipun sama-sama dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, maag dan GERD bukanlah kondisi yang sama.

Maag atau keluhan dispepsia umumnya lebih berkaitan dengan bagian lambung dan dapat ditandai dengan:

  • Nyeri atau rasa perih di ulu hati.

  • Kembung dan banyak gas.

  • Mual.

  • Cepat merasa kenyang.

  • Rasa tidak nyaman setelah makan.

Sedangkan GERD lebih berkaitan dengan naiknya isi lambung ke kerongkongan. Keluhan yang dapat muncul antara lain:

  • Rasa panas atau terbakar di dada.

  • Rasa asam atau pahit yang naik ke mulut.

  • Keluhan yang memburuk setelah makan atau saat berbaring.

  • Batuk atau suara serak pada sebagian orang.

  • Rasa mengganjal atau tidak nyaman di tenggorokan.

Dengan demikian, maag dan GERD dapat memiliki gejala yang mirip, tetapi penyebab dan mekanismenya berbeda.

Apakah Telat Makan Menyebabkan Maag?

Telat makan tidak selalu menjadi penyebab langsung gastritis atau β€œmaag”. Namun, pada sebagian orang, perut yang terlalu lama kosong atau pola makan yang tidak teratur dapat memicu atau memperberat keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, kembung, dan rasa tidak nyaman di lambung.

Karena itu, menjaga pola makan yang teratur dapat membantu mengurangi keluhan, terutama bagi orang yang memang sensitif terhadap perubahan jadwal makan.

Beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan lambung dan mengurangi risiko keluhan pencernaan antara lain:

🍽️ 1. Makan secara teratur

Hindari kebiasaan melewatkan waktu makan dan makan dalam jumlah sangat banyak sekaligus.

πŸ₯— 2. Pilih makanan yang lebih sehat

Perbanyak makanan bergizi seimbang dan perhatikan makanan yang secara pribadi dapat memicu keluhan.

β˜• 3. Batasi pemicu yang sesuai dengan kondisi tubuh

Pada sebagian orang, makanan berlemak, terlalu pedas, kopi, minuman bersoda, atau makanan tertentu dapat memperburuk keluhan. Kenali pemicu yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing.

πŸƒ 4. Tetap aktif bergerak

Aktivitas fisik secara teratur membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan mendukung pola hidup sehat.

πŸ›οΈ 5. Perhatikan kebiasaan setelah makan

Bagi orang dengan keluhan GERD, menghindari berbaring segera setelah makan dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya refluks.

Kapan Harus Berkonsultasi?

Keluhan maag atau gejala yang menyerupai GERD sebaiknya tidak terus-menerus dianggap sebagai β€œmaag biasa”. Segera periksakan diri ke tenaga kesehatan apabila keluhan sering berulang, semakin berat, mengganggu aktivitas, sulit menelan, muntah terus-menerus, mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau terdapat tanda perdarahan seperti muntah darah maupun BAB berwarna hitam.

Diagnosis yang tepat diperlukan karena keluhan lambung dapat memiliki berbagai penyebab dan penanganannya tidak selalu sama.

Yuk, Jaga Kesehatan Lambung!

Mulailah dari kebiasaan sederhana: makan teratur, pilih makanan bergizi, aktif bergerak, kelola stres, dan kenali makanan atau kebiasaan yang memicu keluhan.

Jangan hanya mengandalkan obat ketika gejala muncul. Jika keluhan menetap atau berulang, konsultasikan dengan tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Puskesmas Kalitanjung β€” Bersama menjaga kesehatan masyarakat, mulai dari kebiasaan sehari-hari.


Penyunting : Rika Nurani, S.Kom.


πŸ“Œ Puskesmas Kalitanjung

πŸ“± WhatsApp: 0819-0468-4172 (chat only)
πŸ“· Instagram: @puskesmas_kalitanjung
🎡 TikTok: Puskesmas Kalitanjung
🌐 Website: puskesmaskalitanjung.cirebonkota.go.id
πŸ“˜ Facebook: Puskesmas Kalitanjung
▢️ YouTube: Puskesmas Kalitanjung