Kebakaran akibat korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab kebakaran rumah yang paling sering terjadi. Banyak kasus bermula dari instalasi listrik yang sudah tua, kabel rusak, stop kontak yang longgar, atau penggunaan colokan listrik secara berlebihan.

Padahal, risiko tersebut dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. Selain menjaga keamanan rumah, instalasi listrik yang baik juga membantu melindungi keluarga dari bahaya kebakaran dan sengatan listrik.

Tanda-Tanda Instalasi Listrik Perlu Diperiksa

  • Lampu sering berkedip tanpa sebab yang jelas.

  • Stop kontak atau saklar terasa panas saat digunakan.

  • Muncul bau gosong dari kabel atau stop kontak.

  • MCB (Miniature Circuit Breaker) sering turun.

  • Kabel listrik terkelupas, retak, atau sambungannya tidak rapi.

  • Terlihat percikan api saat mencolokkan atau mencabut steker.

Cara Mencegah Kebakaran Akibat Listrik

  • Periksa kondisi instalasi listrik secara rutin.

  • Gunakan peralatan listrik yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

  • Hindari penggunaan terminal atau colokan bertumpuk (overload).

  • Ganti kabel, stop kontak, atau saklar yang sudah rusak.

  • Matikan dan cabut peralatan listrik yang tidak digunakan dalam waktu lama.

  • Gunakan jasa teknisi listrik yang kompeten untuk pemasangan maupun perbaikan instalasi.

Keselamatan keluarga dimulai dari langkah sederhana. Jangan menunggu hingga terjadi korsleting atau kebakaran. Luangkan waktu untuk memeriksa instalasi listrik di rumah agar tetap aman, nyaman, dan terlindungi.

Mari bersama cegah kebakaran mulai dari rumah kita!