Bersin merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan partikel asing, seperti debu, virus, bakteri, maupun alergen dari saluran pernapasan. Saat bersin, tubuh menghasilkan tekanan tinggi untuk membantu membersihkan hidung dan saluran napas agar tetap sehat.
Sebagian orang mungkin sengaja menahan bersin karena merasa malu, sedang berada di tempat umum, atau ingin menjaga kesopanan. Padahal, kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan. Menahan bersin dapat menyebabkan tekanan udara yang seharusnya keluar melalui hidung dan mulut kembali ke dalam tubuh, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Mengapa Menahan Bersin Bisa Berbahaya?
Ketika bersin ditahan dengan menutup hidung dan mulut, tekanan di dalam saluran napas meningkat secara tiba-tiba. Meskipun sebagian besar kasus tidak menyebabkan cedera serius, pada kondisi tertentu tekanan tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Beberapa risiko yang dapat terjadi antara lain:
Nyeri atau gangguan pada telinga akibat peningkatan tekanan.
Telinga berdenging (tinnitus) atau rasa penuh pada telinga.
Sakit kepala atau pusing mendadak.
Cedera pada saluran pernapasan akibat tekanan yang tinggi.
Dalam kasus yang sangat jarang, dapat menyebabkan robekan pada jaringan atau pembuluh darah di area kepala, leher, maupun dada.
Cara Bersin yang Benar dan Aman
Daripada menahan bersin, lakukan etika bersin yang benar untuk mencegah penyebaran penyakit sekaligus melindungi diri sendiri dan orang lain.
Langkah-langkah yang dianjurkan:
Gunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut saat bersin.
Buang tisu ke tempat sampah segera setelah digunakan.
Jika tidak tersedia tisu, tutup hidung dan mulut menggunakan lipatan siku bagian dalam, bukan telapak tangan.
Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer setelah bersin.
Gunakan masker apabila sedang mengalami flu atau batuk agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Cara Menjaga Kesehatan Saluran Pernapasan
Selain menerapkan etika bersin, kesehatan saluran pernapasan juga dapat dijaga dengan beberapa kebiasaan sederhana berikut:
Minum air putih yang cukup setiap hari.
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh.
Menjaga sirkulasi udara di rumah dan tempat kerja.
Menghindari paparan asap rokok dan polusi udara.
Menggunakan masker saat berada di lingkungan yang berdebu atau ketika sedang sakit.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila bersin disertai dengan:
Demam tinggi.
Sesak napas.
Nyeri dada.
Mimisan yang sulit berhenti.
Keluar cairan atau darah dari telinga setelah bersin.
Sakit kepala hebat atau gangguan pendengaran yang muncul setelah menahan bersin.
Pemeriksaan sejak dini membantu tenaga kesehatan menentukan penyebab keluhan dan memberikan penanganan yang tepat.
Kesimpulan
Bersin adalah refleks alami yang berfungsi melindungi tubuh. Menahan bersin bukanlah pilihan yang aman karena dapat meningkatkan tekanan di dalam saluran pernapasan dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Biasakan bersin dengan benar menggunakan tisu atau lipatan siku, kemudian cuci tangan untuk mencegah penyebaran kuman.