Apa Itu Skrining Kesehatan?

Cegah lebih awal, hidup lebih sehat!

Pernah merasa sehat dan tidak memiliki keluhan, tetapi ternyata memiliki faktor risiko penyakit tertentu? Kondisi seperti ini dapat terjadi karena beberapa penyakit atau gangguan kesehatan dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih dini adalah skrining kesehatan.

Apa Itu Skrining Kesehatan?

Skrining kesehatan adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk menemukan adanya faktor risiko atau tanda awal suatu penyakit pada seseorang yang belum tentu memiliki keluhan atau gejala.

Skrining bukan berarti seseorang pasti menderita penyakit. Hasil skrining digunakan untuk mengetahui apakah seseorang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, pemantauan, atau perubahan gaya hidup.

Dengan melakukan skrining secara berkala, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Jangan menunggu sakit untuk mulai peduli pada kesehatan.”

Mengapa Skrining Kesehatan Penting?

Banyak masalah kesehatan dapat berkembang secara perlahan. Seseorang dapat merasa sehat, tetapi memiliki tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat, faktor risiko penyakit jantung, atau masalah kesehatan lainnya.

Skrining membantu masyarakat untuk:

  • Mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.

  • Mengenali faktor risiko penyakit.

  • Menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.

  • Mendorong perubahan pola hidup menjadi lebih sehat.

  • Membantu mencegah penyakit atau komplikasi menjadi lebih berat.

  • Meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Apa Saja yang Dapat Dilakukan dalam Skrining?

Jenis skrining yang dilakukan dapat disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, faktor risiko, serta kebutuhan seseorang.

Beberapa contoh pemeriksaan atau penilaian kesehatan antara lain:

1. Pemeriksaan Tekanan Darah

Pemeriksaan tekanan darah membantu mengetahui apakah tekanan darah seseorang berada dalam batas yang perlu diperhatikan.

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan keluhan yang khas. Karena itu, pemeriksaan secara berkala penting dilakukan, terutama bagi orang dewasa dan mereka yang memiliki faktor risiko.

2. Pemeriksaan Gula Darah

Pemeriksaan gula darah dapat membantu menemukan adanya peningkatan kadar gula darah dan menilai risiko gangguan metabolisme, termasuk diabetes.

Hasil pemeriksaan perlu diinterpretasikan oleh tenaga kesehatan dan, bila diperlukan, dilanjutkan dengan pemeriksaan lain.

3. Pemeriksaan Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Skrining dapat mencakup penilaian terhadap beberapa faktor risiko, seperti berat badan, pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, tekanan darah, dan riwayat penyakit dalam keluarga.

Mengetahui faktor risiko memberikan kesempatan untuk melakukan pencegahan sejak dini.

4. Skrining Kesehatan Ibu dan Anak

Pemantauan kesehatan ibu dan anak dilakukan sesuai kebutuhan dan tahapan usia.

Pada ibu hamil, pemeriksaan kehamilan penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin serta menemukan faktor risiko kehamilan sedini mungkin.

Pada bayi dan balita, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan membantu mengetahui apakah anak tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya.

5. Skrining Kanker Tertentu

Pada kelompok yang sesuai, tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan melakukan skrining untuk jenis kanker tertentu, seperti kanker leher rahim dan kanker payudara, sesuai program dan ketentuan pelayanan kesehatan.

6. Skrining Tuberkulosis (TBC)

Skrining TBC dilakukan untuk membantu menemukan orang yang memiliki gejala atau faktor risiko TBC sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai indikasi.

Deteksi lebih awal membantu mencegah penularan dan mempercepat penanganan.

7. Skrining pada Lansia

Pada kelompok lanjut usia, pemeriksaan dapat mencakup berbagai aspek kesehatan, seperti tekanan darah, status gizi, kemampuan aktivitas sehari-hari, serta faktor risiko penyakit kronis dan masalah kesehatan lainnya.

Apakah Skrining Hanya untuk Orang yang Sedang Sakit?

Tidak.

Justru skrining dapat dilakukan pada orang yang belum merasa sakit, tergantung jenis pemeriksaan dan kelompok sasaran.

Tujuan skrining adalah menemukan faktor risiko atau tanda awal masalah kesehatan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.

Namun, apabila seseorang sudah memiliki keluhan atau gejala tertentu, pemeriksaan yang dilakukan dapat berbeda karena tenaga kesehatan perlu melakukan penilaian diagnostik sesuai kondisi.

Apakah Hasil Skrining Berarti Diagnosis?

Belum tentu.

Hasil skrining bukan otomatis merupakan diagnosis penyakit.

Jika hasil skrining menunjukkan adanya faktor risiko atau hasil yang perlu diperhatikan, tenaga kesehatan dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi kesehatan.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan hasil satu pemeriksaan.

Siapa yang Sebaiknya Melakukan Skrining?

Setiap orang dapat memiliki kebutuhan skrining yang berbeda. Pemeriksaan sebaiknya disesuaikan dengan:

  • Kelompok usia.

  • Jenis kelamin.

  • Riwayat kesehatan.

  • Riwayat penyakit keluarga.

  • Faktor risiko yang dimiliki.

  • Kondisi kesehatan saat ini.

  • Program kesehatan yang tersedia.

Konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui jenis pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Skrining?

Agar pemeriksaan berjalan dengan baik, masyarakat dapat:

  1. Mengetahui tujuan pemeriksaan yang akan dilakukan.

  2. Membawa identitas atau dokumen yang diperlukan sesuai ketentuan pelayanan.

  3. Menyampaikan riwayat penyakit dan obat yang sedang dikonsumsi kepada tenaga kesehatan.

  4. Menyampaikan keluhan atau perubahan kondisi kesehatan yang dirasakan.

  5. Mengikuti petunjuk tenaga kesehatan sebelum pemeriksaan tertentu, misalnya bila diperlukan persiapan khusus.

Jangan Menunggu Sakit

Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mengobati penyakit ketika sudah muncul. Pencegahan dan deteksi dini merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan.

Dengan melakukan skrining sesuai kebutuhan, kita dapat lebih mengenal kondisi tubuh, mengetahui faktor risiko, dan mengambil langkah yang tepat bersama tenaga kesehatan.

“Kenali kondisi kesehatan lebih awal, lakukan langkah pencegahan mulai sekarang.”

Yuk, Lakukan Skrining Kesehatan!

Jangan menunggu munculnya keluhan untuk mulai memperhatikan kesehatan.

Yuk, lakukan skrining kesehatan sesuai usia, kondisi, dan faktor risiko Anda di fasilitas pelayanan kesehatan.

Jika hasil skrining menunjukkan adanya kondisi yang perlu diperiksa lebih lanjut, ikuti anjuran tenaga kesehatan dan jangan ragu untuk berkonsultasi.

Skrining hari ini, langkah sehat untuk masa depan!


🏥 Puskesmas Kalitanjung

Penyunting: Rika Nurani, S.Kom.

📱 WhatsApp: 0819-0468-4172 (chat only)
📷 Instagram: @puskesmas_kalitanjung
🎵 TikTok: Puskesmas Kalitanjung
🌐 Website: puskesmaskalitanjung.cirebonkota.go.id
📘 Facebook: Puskesmas Kalitanjung
▶️ YouTube: Puskesmas Kalitanjung

Puskesmas Kalitanjung — Melayani dengan ramah, mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat.