Tetap Sehat Saat Puasa di Musim Hujan
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Agar Ibadah Tetap
Lancar
Musim hujan seringkali membawa berbagai risiko penyakit seperti flu, batuk,
demam, diare, hingga Demam Berdarah Dengue (DBD). Di sisi lain, umat Muslim
juga sedang menjalankan ibadah puasa yang membutuhkan kondisi tubuh prima agar
dapat beraktivitas dan beribadah dengan optimal.
Agar puasa tetap lancar meskipun cuaca tidak menentu, berikut beberapa tips
kesehatan dari Puskesmas Kalitanjung yang dapat diterapkan masyarakat.
1. Perhatikan Asupan Sahur dan Berbuka
Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama
kurang lebih 12–14 jam. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas
makanan:
✅ Konsumsi karbohidrat kompleks (nasi
merah, oatmeal, kentang) agar energi bertahan lebih lama
✅ Perbanyak protein (telur, ikan, tempe, tahu) untuk menjaga daya tahan
tubuh
✅ Konsumsi sayur dan buah yang kaya vitamin C
✅ Hindari makanan terlalu berminyak dan pedas berlebihan
✅ Pilih makanan hangat untuk membantu tubuh tetap nyaman saat cuaca dingin
2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Meski tidak minum di siang hari,
kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi saat berbuka hingga sahur.
Gunakan pola 2-4-2:
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas malam hari
- 2 gelas saat sahur
Hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan risiko
dehidrasi.
3. Waspada Penyakit Musim Hujan
Musim hujan identik dengan peningkatan kasus ISPA, flu, batuk, dan DBD.
Sistem imun yang menurun dapat membuat tubuh lebih rentan sakit.
Langkah pencegahan:
- Cuci
tangan dengan sabun secara rutin
- Gunakan
masker jika mengalami batuk atau pilek
- Istirahat
cukup (hindari begadang berlebihan setelah tarawih)
- Segera
periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam lebih dari 2 hari
4. Cegah Demam Berdarah dengan 3M Plus
Genangan air setelah hujan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk
penyebab DBD.
Lakukan:
✔️ Menguras tempat penampungan air
✔️ Menutup rapat wadah air
✔️ Mengubur atau mendaur ulang barang bekas
✔️ Menggunakan lotion anti nyamuk terutama saat malam hari
Kerja bakti
lingkungan menjelang berbuka bisa menjadi kegiatan positif sekaligus ibadah.
5.
Istirahat yang Cukup
Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh. Atur waktu istirahat dengan
baik meskipun jadwal sahur dan ibadah malam berubah.
Idealnya, orang dewasa membutuhkan 6–8 jam tidur setiap hari.
Kapan Harus Membatalkan Puasa?
Puasa tidak boleh membahayakan kesehatan. Segera batalkan puasa dan periksa
ke tenaga kesehatan apabila mengalami:
- Lemas berat
- Pusing berlebihan
- Muntah terus-menerus
- Demam tinggi
- Tanda dehidrasi
Kesehatan adalah prioritas utama dalam beribadah.
Penutup
Puasa di musim hujan tetap bisa dijalani dengan nyaman apabila kita menjaga
pola makan, kebersihan lingkungan, serta daya tahan tubuh. Mari bersama-sama
menjaga kesehatan agar ibadah Ramadan berjalan lancar dan penuh keberkahan.
“Puasa lancar, imun kuat, ibadah tetap semangat meski musim hujan.”
Untuk informasi dan pemeriksaan kesehatan, silakan datang ke Puskesmas
Kalitanjung pada jam pelayanan.
📱 WhatsApp: 0819-0468-4172
📷
Instagram: @puskesmas_kalitanjung
📘
Facebook: Puskesmas Kalitanjung
🌐
Website: puskesmaskalitanjung.cirebonkota.go.id
Terkini
Terpopuler