Monev Data SDMK Bersama Tim SDK di Puskesmas Kalianjung
Pada hari Rabu, 11 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Data SDMK bersama Tim SDK di Puskesmas Kalianjung. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data sumber daya manusia kesehatan (SDMK) yang tercatat telah sesuai, akurat, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan serta pengambilan kebijakan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan monev kali ini difokuskan pada beberapa poin penting, yaitu:
1. Pengecekan Masa Aktif SIP Pegawai
Tim melakukan verifikasi terhadap masa berlaku Surat Izin Praktik (SIP) seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Kalianjung. Pengecekan ini penting untuk memastikan seluruh tenaga kesehatan memiliki izin praktik yang masih aktif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui kegiatan ini, pegawai yang masa berlaku SIP-nya mendekati habis dapat segera melakukan perpanjangan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan legalitas tenaga kesehatan tetap terjamin.
2. Verifikasi Jumlah Pegawai
Selain pengecekan SIP, dilakukan juga validasi jumlah pegawai yang aktif bertugas. Data ini mencakup tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kesehatan lainnya, serta tenaga penunjang.
Validasi jumlah pegawai bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan, sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan kebutuhan SDMK di Puskesmas.
3. Cleaning Data SDMK
Kegiatan cleaning data dilakukan untuk memastikan tidak adanya data ganda, data tidak aktif, atau ketidaksesuaian informasi dalam sistem. Proses ini meliputi pembaruan data kepegawaian, jabatan, unit kerja, serta status kepegawaian.
Data yang bersih dan akurat akan mendukung pelaporan yang lebih valid serta memudahkan proses monitoring dan evaluasi di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
4. Penjelasan Kenaikan Jenjang dengan Sistem Piramida
Dalam sesi diskusi, Tim SDK juga memberikan penjelasan terkait kenaikan jenjang karier pegawai di Puskesmas yang harus mengikuti prinsip piramida.
Struktur piramida ini menggambarkan bahwa jumlah pegawai pada jenjang dasar lebih banyak dibandingkan jenjang di atasnya. Semakin tinggi jenjang jabatan, jumlah formasi semakin terbatas. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan organisasi, efektivitas manajemen, serta kesinambungan pembinaan karier pegawai.
Dengan memahami sistem piramida, diharapkan seluruh pegawai dapat merencanakan pengembangan kompetensi dan karier secara lebih terarah, sesuai dengan kebutuhan organisasi dan regulasi yang berlaku.
Melalui kegiatan Monev Data SDMK ini, diharapkan Puskesmas Kalianjung dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola SDM, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh komitmen dari seluruh pihak yang terlibat.









Terkini
Terpopuler